Bergabunglah di Grup WhatsApp PTS, ikuti Program Tadarus setiap periode 15 hari DISINI
{{ date }}
{{ time }}
Sudah SHOLAT kah Anda?

Doa dan Dzikir Memasuki Bulan Rojab Lengkap Arab Latin dan Artinya

Doa dan Dzikir Memasuki Bulan Rajab Agar Tidak Tersentuh Api Neraka
Doa dan Dzikir Memasuki Bulan Rojab
Dzikir dan Doa Memasuki Bulan Rajab Agar Tidak Tersentuh Api Neraka

Bulan Rajab adalah bulan ke tujuh dalam penanggalan kalender Hijriah. Kata Rajab berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti “Keagungan”.

Terdapat anjuran untuk mengagungkan atau memuliakan bulan Rajab mengingat adanya beberapa keutamaan di dalamnya. Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Surat At Taubah ayat 36 yang berbunyi:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.”

Ketika memasuki bulan Rajab, umat Muslim dapat mengagungkan bulan tersebut dengan memperbanyak ibadah dan amalan. Umat Islam dianjurkan menunaikan sholat malam, berdoa, berdzikir, puasa sunnah, dan ibadah lainnya.

Kelak, siapa saja yang mengerjakan amalan bulan Rajab karena mengharapkan keridhoan Allah SWT, akan mampu melewati jembatan shirotol mustaqim dengan cepat seperti kilat yang menyambar. Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila telah datang dari hati kiamat, maka ada yang memanggil: “Di mana para ahli Rajab?” Maka memancarlah sinar, kemudian disusul oleh para malaikat yang diikuti pula oleh para ahli Rajab, dan mereka semua melewati jembatan Shirathal Mustaqim seperti halilintar yang menyambar. Selanjutnya mereka sujud kepada Allah karena bersyukur telah dapat (selamat) melintasi jembatan Shirathal Mustaqiem. Maka Allah SWT berfirman: “ Hari para ahli Rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini sebab kamu sekalian telah bersujud di dunia pada bulan-Ku (Rajab). Pergilah ke tempatmu masing-masing.” (Durratun Nasihin 1: 165-166).


Bacaan Dzikir Bulan Rajab

Mengutip buku Keagungan Rajab & Syaban karangan Abdul Manan bin Haji Muhammad Sobari (2006:25), adapun bunyi bacaan dzikir yang dapat diamalkan pada saat bulan Rajab.

  1. Dibaca 100x, dari tanggal 1-10 bulan Rajab.

    سُبْحَانَ اللهُ حَيُّ الْقَيُّوْمُ

    "Subhaanalloohil hayyil qoyyuum."

  2. Dibaca 100x, dari tanggal 11-20 bulan Rajab.

    سُبْحَانَ اللهِ اَحَدِ الصَّمَدْ

    "Subhaanalloohil ahadish shomad."

  3. Dibaca 100x, dari tanggal 21-30 bulan Rajab.

    سُبْحَانَ اللهُ الرَّؤُوْفُ

    "Subhaanalloohir ro-ufir rohiimm."


Bacaan Doa Bulan Rajab

  1. Bacaan setelah subuh (pagi sebanyak 70 kali)

    رب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

    "Robbighfirlii Warhamnii Watub ‘Alayya."

  2. Bacaan setelah maghrib (malam sebanyak 70 kali)

    رب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ

    "Robbighfirlii Warhamnii Watub ‘Alayya."


Bacaan Sayyidul Istighfar

Bacaan Sayyidul Istighfar sebanyak 3x di waktu pagi dan malam.

اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

"Allohumma anta robbii laa ilaaha illa anta kholaqtanii wa anaa ngabduka wa anaa ngalaa ngahdika wa wa’dika maastatho’tu anguudzubika min syarrimaa shona’tu abuu-u laka bini’matika ngalayya wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta."

Jumat Terakhir Rojab

Barang siapa membaca : Ahmadu Rasuulullah Muhammadur Rasulullah 35x, Dibaca pada saat khutbah di hari Jum’at Akhir bulan Rojab, maka dimudahkan rizqinya dan dicukupi segala kebutuhanya (Qaul Ulama’).


Niat puasa Rajab

Dalam menjalankan ibadah puasa, seorang Muslim diwajibkan untuk berniat terlebih dahulu. Adapun lafal niat puasa Rajab ini adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin ngan adaa-i sunnati Rojaba lillaahi tangaalaa.

“Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah swt.”

Jika belum sempat berniat di malam hari, Muslim tetap boleh berpuasa Rojab asalkan belum makan dan minum sejak Subuh dan wajib berniat sampai sebelum waktu dzuhur tiba.

Adapun niat puasa sunah Rojab di siang hari adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma haadzal yaumi ngan adaa-i sunnati Rojaba lillaahi tangaalaa

“Aku berniat puasa sunah Rojab hari ini karena Alloh swt.”


Keistimewaan Puasa di Bulan Rojab

Sabda Rosululloh saw, RAJAB adalah bulan Alloh, SYA'BAN adalah bulanku dan, RAMADHAN adalah bulan umatku.

Barang siapa berpuasa

  1. 1 hari (pahalanya berlipat, dan setiap takarannya sama dengan berat gunung" di dunia).
  2. 2 hari (Alloh akan menjadikan puasa itu sebuah parit yang lebarnya perjalanan satu tahun diantara dirinya dengan neraka).
  3. 3 hari (Alloh tetapkan baginya puasa sebulan).
  4. 7 hari (Alloh tutupkan baginya tujuh pintu neraka).
  5. 8 hari (Alloh bukakan delapan pintu syurga).
  6. 1/2 bulan (Alloh tetapkan baginya keridhoan-Nya, dan barang siapa yang ditetapkn keridhoan-Nya maka Dia tidak akan mengazabnya).
  7. 1 bulan (Alloh menghisabnya dengan hisab yang mudah).

Ada riwayat lain yang menyatakan : Dari Abi Huraiha bahwa Rosululloh saw juga bersabda, "Barang siapa puasa tanggal 27 Rajab maka Alloh mencatatnya sebagaimana orang puasa 60 bulan."


Keutamaan Bulan Rojab

Bulan Rajab merupakan salah satu diantara empat bulan yang dimuliakan oleh Alloh Swt, yang disebut dengan "Asyhurul Hurum," Sebagaimana tersebutkan dalam Al-Qur'an : "Sesungguhnya hitungan bulan disisi Allah ada dua belas bulan yang disebutkan dalam kitab Allah dihari Allah menciptakan langit-langit dan bumi, diantara dua belas bulan itu ada empat bulan yang dimuliakan." (QS. At-Taubah : 36)

Tiga bulan berurutan, yaitu Dzulqoidah, Dzulhijjah dan Muharrom dan yang satu berpisah yaitu bulan Rajab.

Bulan Rajab dikenal dengan sebutan Al-Ashom, yaitu bulan yang tuli karena tak terdengarnya suara peperangan didalamnya, Bulan Rajam karena didalamnya Allah telah merajam musuh-musuhNya dan para syaiton, sehingga mereka tak dapat mengganggu para aulia dan solihin. Bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan Ashab, yakni bulan kucuran rahmat bagi hamba-hamba Allah yang bertaubat didalamnya dan limpahan cahaya-cahaya qabulnya bagi seluruh alam.

Kata Rajab terdiri dari 3 huruf, Ro, Jim dan Ba, masing-masing berarti : Rahmatullah, Jirmil abdi dan Birullah Ta'aalaa, yang seolah-olah dikatakan : "Hai hamba-Ku, Kujadilan dosa-dosa dan kebaikanmu diliput dengan rahmat-Ku, maka tiada tetap dosa-dosamu berkat kemulian bulan Rajab". (Majalisul Anwar).

Dikatakan pula bahwa setelah Rajab habis (hitungan bulannya), maka ia naik kelangit lalu Allah Swt. berfirman : "Hai bulan-Ku, apakah mereka mencintai dan memuliakanmu? Maka diamlah Rajab, hingga ditanya dua tiga kali, kemudian jawabnya : "Ya Tuhan, Engkaulah yang pandai merahasiakan segala cacad dan cela, dan Engkau pula yang menyuruh makhluk-Mu supaya merahasiakannya pada orang lain. Itulah sebabnya Rasul-Mu menyebutku "pekak", aku semata hanya mendengar kebaktian mereka, ketaatan, dan kebaikan mereka, lain tidak".

Selanjutnya Allah berfirman : "Engkau bulan-Ku yang pandai menyimpan cacad dan pekak, hamba-hambaKu yang ber'aib, Aku terima mereka berikut aib/cacadnya berkat kehormatanmu seperti halnya aku terima kamu berikut aib/cacadmu. Aku mengampuni mereka sebab menyesali dosa mereka satu kali dalam bulan Rajab, dan dalam bulan itu pula, Aku tiada mencatat kemaksiatan mereka". (Misyakatul Anwar).

Nabi Saw. bersabda : "Bahwa Rajab itu bulan Allah, Sya'ban bulanKu dan Ramadhan adalah Bulan Ummat-Ku".

Hadis ini disebutkan dalam kita Al-Jami' karya Imam Suyuti. Para ulama menerangkan maksud hadis ini. Rajab adalah bulan Istigfar, Sya'ban adalah bulan untuk memperbanyak Sholawat kepada Rasulullah Saww, dan Ramadhan adalah bulan memperbanyak bacaan Al-Qur'an.

Sabda Nabi Saw. :

"Ada 5 malam yang tidak akan ditolak do'a setiap hamba didalamnya:

  1. Malam pertama bulan Rajab
  2. Malam Nishfu Sya'ban (malam pertengahan ke-15 bulan Sya'ban)
  3. Malam Jum'at
  4. Malam Hari Raya Idul Fitri
  5. Malam Hari Raya Idul Adha (Qurban)"

Nabi Saw. bersabda : "Siapa menyambut kehadiran malam pertama bulan Rajab, dengan aktifitas keagamaan, seperti shalat malam, baca Qur'an, dzikir dan lain-lain, maka ia berjiwa hidup, sekalipun umumnya manusia mati hatinya, dan Allah mencurahkan kebaikan dari (fikiran) bawah kepalanya, ia bersih dari dosa seperti baru lahir dari kandungan ibunya, dan ia diizinkan mensyafaati 70.000 ahli berdosa yang seharusnya dineraka". (Demikian dikutip dari kitab Lubil Al-Albab karya Maulana Tajul 'Arifin/A'rajiyah)

Dari Anas bin Malik ra. Nabi Saww. bersabda : "Siapa sholat sunnah dimalam bulan Rajab sesudah sholat maghrib, setiap roka'at ba'da fatihah membaca surat Al-Ikhlas (demikian sampai 20 roka'at di buat 10 x salam), maka ia dipelihara dirinya, keluarga dan mereka yang menjadi tanggung jawabnya dari mala petaka dunia dan siksa akhirat". (Zubdah)

Disebutkan dalam kita Al-Jami' karya Imam Suyuti, diriwayatkan dari Ibnu Asakir dari Abi Umamah ra., Berkata Wahab bin Munabbih ra.: "Aku membaca dalam kitab Allah yang diturunkan sebelum Al-Qur'an bertuliskan, bahwa barang siapa yang beristighfar dibulan Rajab dipagi dan sore hari dengan mengangkat kedua tangannya seraya berkata : "Robbighfirlii Warhamnii Watub Alayya 70x, maka kulitnya tak akn disentuh oleh api neraka". (Diringkas dari kitab Tuhfatul Ikhwan)

Nabi Saww. bersabda : "Camkanlah, bahwasanya Rajab adalah bulan Allah yang pekak, siapapun puasa satu hari pada bulan itu, penuh keyakinan dan keikhlasan, maka dapat dipastikan keridhoan Allah yang besar padanya, dan siapa puasa 2 hari, maka seluruh penduduk langit dan bumi tidak sanggup mensifati besarnya karunia Allah yang diberikn kepadanya, dan siapa yang puasa 3 hari, maka ia diselamatkan dari malapetaka di dunia dan siksa diakhirat, juga terbebas dari penyakit gila, kusta dan sejenisnya serta dari ancaman Dajjal, siapa yang puasa 7 hari, maka tertutuplah baginya 7 pintu neraka jahanam, siapa yang puasa 8 hari maka terbuka baginya 8 pintu sorga, siapa yang puasa 10 hari, maka segala permohonannya dikabulkan oleh Allah Swt. dan siapa puasa setengah bulan, maka diampuni dosa-dosa yang terdahulu, dan amal jahatnya diganti dengan amal baiknya dan siapa menambah puasanya maka Allah juga menambah pahalanya". (Zubdah)

Ibnu Abbas ra. berkata : "Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, dihari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, dihari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan". (HR. Abu Muhammad Al-Khalali, Dimuat dalam kitab Jami'Ush-Shaghir)

Abu Hurairah ra. berkata : "Bahwasanya Nabi Saww. diluar bulan Ramadhan tidak puasa kecuali bulan Rajab dan bulan Sya'ban".

Dalam Hadis Shahih Bukhori Muslim, Nabi Saww. bersabda : "Bahwasanya di sorga ada sebuah sungai Rajab, airnya putih melebihi susu, manis melebihi madu, siapa puasa sehari dibulan Rajab, pasti Allah memberinya minum dari sungai (Bengawan) tersebut". (A'rajiyah).

Wallaahu a'lam bi shawab....

Terima kasih telah membaca artikel kami yang berjudul: Doa dan Dzikir Memasuki Bulan Rojab Lengkap Arab Latin dan Artinya, jangan lupa IKUTI website kami dan silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat. Simak artikel kami lainnya di Google News.

Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.